Mental Resilience of Indonesian Career Women In Responding To Marriage-Related Social Pressure
DOI:
https://doi.org/10.62612/ijelass.v4i1.73Keywords:
Mental Strength, Question about when to get married, Career WomenAbstract
This study examines the mental resilience of Indonesian career women in responding to marriage-related social pressure, particularly the recurring question “When will you get married?”. Previous studies have discussed social stigma and psychological pressure toward unmarried women; however, limited studies specifically analyze this phenomenon through the perspective of resilience theory among career women in Indonesia. This study employed a qualitative literature review method using journal articles indexed in Google Scholar, SINTA, and Scopus published between 2018 and 2026. Data were collected using keywords related to career women, marriage pressure, mental resilience, and social stigma. A total of 47 relevant articles were analyzed through thematic analysis techniques. The findings reveal that marriage-related social pressure contributes to anxiety, stress, loneliness, decreased psychological well-being, and reduced interest in marriage among career women. Furthermore, mental resilience plays a significant role in helping women manage emotional pressure, maintain self-confidence, and develop adaptive coping strategies. This study contributes to the development of resilience psychology discourse, particularly in understanding the relationship between gender expectations, social pressure, and mental well-being among career women in Indonesia.
References
Abdussamad, H. Z., & Sik, M. S. (2021). Metode penelitian kualitatif. CV. Syakir Media Press. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=JtKREAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR5&dq=metode+penelitian+kualitatif&ots=vDEyuT_2V4&sig=WooQT75rdySX7AhnqdlYfFzFY9g
Abel, L. (2025). Peran Ganda Perempuan Muda di Gresik Kecamatan Driyorejo Dalam Perspektif Feminis Liberal. Jurnal Neo Societal, 10(2), 134–143.
Adetya, S., & Manurung, G. Y. (2022). Pengaruh coping stress dengan subjective well-being pada wanita dewasa awal yang belum menikah. Jurnal Kajian Ilmiah, 22(2), 119–128.
Adlini, M. N., Dinda, A. H., Yulinda, S., Chotimah, O., & Merliyana, S. J. (2022). Metode penelitian kualitatif studi pustaka. Jurnal Edumaspul, 6(1), 974–980.
Anisya, N., Heniyati, H., & Kamalia, E. R. (2023). Coping Strategi Perempuan Lajang Terhadap Stigma Perawan Tua. IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies, 4(2), 21–36.
Devi, W. P. S. (2025). Hubungan antara Regulasi Emosi dan Perceived Organizational Support dengan Resiliensi pada Ibu Bekerja di Kota Surabaya [PhD Thesis, Universitas Muhammadiyah Surabaya]. https://repository.um-surabaya.ac.id/id/eprint/10581/
Firdaus, N. A. K., & Rahmasari, D. (2022). Hubungan Ambisi Karir Dengan Keputusan Menunda Pernikahan Pada Generasi Z The Relationship Between Career Ambition and the Decision to Postpone Marriage Among Generation Z. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/download/71554/52691
Frelians, P. P., & Astuti, R. V. (2024). Manajemen Komunikasi Stigma pada Perempuan Lajang. Jurnal Ilmu Komunikasi, 21(1), 57–72.
Garmezy, N. (1991). Resiliency and Vulnerability to Adverse Developmental Outcomes Associated With Poverty. American Behavioral Scientist, 34(4), 416–430. https://doi.org/10.1177/0002764291034004003
Handayani, A. (2025). Gender, Karier, dan Kesejahteraan Keluarga: Dinamika Perempuan dalam Lensa Psikologi. Deepublish.
Handayani, H., Ariyanto, M. S., & Andhita Dyorita, K. (2024). Kecemasan wanita karir terhadap ikatan pernikahan (adaptasi kasus gamophobia) [PhD Thesis, Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta]. http://digilib.unisayogya.ac.id/7070/
Hasanuddin, H., DT, K. R. A., Maloko, M. T., & Musyahid, A. (2026). Menunda Pernikahan Karena Karier: Analisis Fikih Kontemporer Dan Maqashid Syari’ah. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, 15(1), 162–174.
Hoga Saragih, S. T., MT, I., & CIRR, S. T. (2024). Wanita Masa Depan: Peran, Identitas, Dan Kontribusi Dalam Menghadapi Tantangan Kehidupan. Universitas Bakrie Press.
Isnanda, H. L. (2025). Group Counseling with Contract-Behaviour Technique to Reduce Academic Procrastination in High School Students. International Journal of Education, Language, and Social Science, 3(1), 29–37. https://doi.org/10.62612/ijelass.v3i1.56
Itaqitafuzhi, L., Jayanti, A. D., Puspito, I. O., Devi, A. F., & Azizah, L. N. (2026). Fenomena “Marriage is Scary”: Ketakutan Generasi Z terhadap Pernikahan di Era Digital. Jurnal Psikologi Integratif, 14(1). https://ejournal.uin-suka.ac.id/isoshum/index.php/PI/article/view/3281
Izzah, N., & Widyastuti, W. (2025). Gambaran Tekanan Psikologis Wanita Menikah yang Belum Memiliki Anak dan Strategi Coping dalam Mengatasinya. J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(6), 1148–1159. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i6.11019
Khayra, N. (2025). Perempuan dan Realitas Cinta: Dinamika Romansa dalam Perspektif Modern. Stiletto Book.
Marini, L., Yurliani, R., & Nasution, I. K. (2022). Ekspektasi Peran Pernikahan pada Generasi Z Ditinjau dari Jenis Kelamin, Usia, Agama dan Suku. Analitika: Jurnal Magister Psikologi UMA, 14(1), 89–98.
Masten, A. S. (2001). Ordinary magic: Resilience processes in development. American Psychologist, 56(3), 227.
Mulyani, A., & Sari, Y. (2024). Kesejahteraan psikologis wanita lajang di Indonesia. Bandung Conference Series: Psychology Science, 4(1), 702–710. https://www.researchgate.net/profile/Yunita-Sari-5/publication/379063962_Kesejahteraan_Psikologis_Wanita_Lajang_di_indonesia/links/674c23a7790d154bf9ba8329/Kesejahteraan-Psikologis-Wanita-Lajang-di-indonesia.pdf
Murti, V. J., & Amini, S. (2025). Marriage Decision Making For Unmarried Career Women. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4(8), 4653–4665.
Oktarika, D., & Kom, S. (2026). Perempuan Bekerja dan Mengabdi: Sinergi Karier, Keluarga, dan Dharma Wanita Persatuan. PT Bukuloka Literasi Bangsa.
Oktaviani, D. (2025). Analysis of the Marriage Is Scary Phenomenon Among Generation Z. Sahaja: Journal Sharia and Humanities, 4(1), 422–439.
Panggalo, I. S., Arta, S. K., Qarimah, S. N., Adha, M. R. F., Laksono, R. D., Aini, K., Kirana, S. A. C., & Judijanto, L. (2024). Kesehatan Mental. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
PUTRI, A. W. (n.d.). RESILIENSI DALAM MENGHADAPI KESEPIAN PADA PEREMPUAN DEWASA MADYA YANG TIDAK MENIKAH. Retrieved May 19, 2026, from
Raihana, S. N. (2024). Analisis sosiokultural penundaan pernikahan pada wanita karir: Studi kasus Kota Depok. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(1), 17–29.
Sari, N. I. (2025). Tekanan sosial pertanyaan" Kapan Nikah?" terhadap Minat Menikah Individu Quarter-Life Crisis. Tekanan Sosial Pertanyaan" Kapan Nikah?" Terhadap Minat Menikah Individu Quarter-Life Crisis. http://repository.stdiis.net/id/eprint/815/
Septiana, E., & Syafiq, M. (2013). Identitas øelajang (single identity) dan stigma: Studi fenomenologi perempuan lajang di surabaya. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 4(1), 71–86.
Silalahi, J. N. (2018). Tantangan Hidup Perempuan Generasi Millennial “Berkarir Atau Menikah.” Jurnal Sosiologi UPR, 1(2), 92–100.
Siregar, Y. E. Y., Nuraeni, C., Rahmawati, L., Wahyuningsih, S., Rosita, T., & Deni Nurfiana, S. (2023). Kesiapan Wanita Dalam Pernikahan: Analisis Kualitatif Melalui Studi Pustaka Mengenai Pernikahan Di Indonesia. Cendikia 2023, 1(5), 144–155.
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. https://digilib.unigres.ac.id/index.php?p=show_detail&id=43
Suryani, C. (2023). Resiliensi Perempuan Dewasa Awal Atas Beban Pertanyaan Kapan Menikah. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan Dan Konseling, 13(2), 402–416.
Taran, J. P., Kasih, D., Efendi, S., Herman, H., Ayuningtyas, D., Rohman, N., Hidayat, R., Hasan, K., Iqbal, M., & Fisa, T. (2024). Sosialisasi Ketahanan Keluarga Dalam Masyarakat Desa Melalui Program Desa Binaan Tematik. Meuseuraya-Jurnal Pengabdian Masyarakat, 34–44.
Taufiqoh, Q. (2025). Strategi Penyesuaian Diri Remaja Strategi Penyesuaian Diri Remaja dalam Merespons Tuntutan Sosial dan Dinamika Emosi. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(02), 276–299.
YASYA, A. (2025). REGULASI EMOSI PADA PEREMPUAN DEWASA AWAL YANG MELAKUKAN SELF-INJURY [PhD Thesis, UNIVERSITAS MALIKUSSALEH]. https://rama.unimal.ac.id/id/eprint/16795/
Zaelani, A., Rahman, P. R. U., & Minarsih, Y. (2025). Wanita Dewasa Awal yang Berkarir dan Lajang: Tinjauan atas Psychological Well-Being, Gratitude dan Social Support. Jurnal Impresi Indonesia, 4(5), 1717–1729.
Zandri, H. Z., & Kustantinah, I. (2025). Hukum Adat sebagai Instrumen Kontrol Sosial atas Perempuan: Studi Kasus Kawin Tangkap di Sumba. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 1556–1564.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Atikah Rahmah Nasution, Rizki Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







